Asal Usul Tradisi Tiup Lilin Saat Ulang Tahun, Dari Mana Sih? Cari Tahu Di Sini Yuk!

Asal Usul Tradisi Tiup Lilin Saat Ulang Tahun, Dari Mana Sih? Cari Tahu Di Sini Yuk!

Blog -

Merayakan ulang tahun rasanya ada yang kurang jika tidak ada kue dengan aneka hiasan dengan lilin berwarna warni. Semakin lengkap jika mengundang beberapa teman dekat atau bahkan dirayakan berdua dengan pasangan. Lalu menikmati seloyang kue ulang tahun bersama-sama.

Tradisi ini bahkan sudah umum dilakukan di seluruh dunia. Bahkan mungkin, teman kesayangAnns adalah salah satunya. Namun, tahukah kamu asal tradisi ulang tahun dengan membawakan kue ulang tahun dengan tiup lilin?

Tradisi Perayaan Ulang Tahun Sejak Abad ke-15

Merayakan ulang tahun dengan kue dan lilin-lilin kecil sudah menjadi tradisi sejak zaman Romawi abad ke-15, tepatnya di wilayah Jerman. Pada saat itu, kue ulang tahun dibuat dengan tepung, ragi, madu, dan kacang-kacangan. Kue dibentuk bulat pipih seperti kue-kue yang sering kita temui. Namun, karena membuat kue seperti ini membutuhkan biaya yang cukup besar, perayaan ulang tahun pada masa itu hanya dilakukan oleh para bangsawan dan keluarga kerajaan saja.

Sejak pertama kali Jerman memperkenalkan kue ulang tahun, pada abad ke-18 Jerman melakukan improvisasi untuk membuat kue ulang tahun dengan bahan-bahan yang lebih murah. Dan sejak masa industrialisasi tersebut, akhirnya semua kalangan bisa merayakan ulang tahun dengan kue lezat, bukan hanya kalangan tertentu saja!

Lalu, mengapa selalu ada lilin yang mengitari kue ulang tahun?

Menurut sejarah, orang-orang Yunani kuno menggunakan lilin dengan cahaya api untuk persembahan kepada dewi bulan yaitu dewi Artemis. Menyalakan lilin saat berdoa kepada sang dewi menjadi sebuah sinyal untuk menyampaikan doa kepadanya.

Selain sejarah Yunani, ada juga yang mengatakan bahwa tradisi ini sebenarnya berasal dari kepercayaan orang Mesir Kuno, saat Firaun menyatakan dirinya adalah dewa. Proses penobatan Firaun menjadi dewa dipercaya sebagai perayaan “ulang tahun” pertama yang pernah tercatat yaitu pada 3000 SM.

Tak hanya untuk menyembah dewa saja, memasang lilin juga dipercaya dapat mengusir roh jahat. Seperti pada ritual-ritual kuno yang dilakukan oleh orang jaman dahulu kala.

Hampir sama dengan kepercayaan orang Yunani Kuno, orang Jerman juga memiliki suatu kepercayaan soal menyalakan lilin pada saat perayaan ulang tahun. Menyalakan lilin dengan api pada kue ulang tahun memiliki filosofi bahwa seiring dengan bertambahnya umur, kamu selalu mendapatkan cahaya kehidupan untuk menjalani terjalnya kehidupan di waktu 1 tahun ke depan. Sedangkan kini, meniup ulang tahun menjadi prosesi khidmat untuk berdoa dalam hati, menyampaikan berbagai permohonan kepada Tuhan.

Tak hanya lilin saja yang penting dalam perayaan ulang tahun. Acara semakin meriah dengan iringan lagu ulang tahun adalah budaya pop yang dipopulerkan oleh orang-orang Amerika. Seperti yang biasanya teman kesayangAnns lakukan bersama teman maupun keluarga saat merayakan ulang tahun.

Begitulah awal mula tradisi tiup lilin ulang tahun. Jadi siapa nih yang sebentar lagi ulang tahun? Sudah siap-siap beli kue ulang tahun kesukaannya? Kalau belum, yuk pesan di Ann’s Bakehouse & Creamery! Di sini ada beberapa kue pilihan yang pas untuk merayakan momen spesial ulang tahun bersama teman terdekat dan keluarga. Mulai dari Grand Chocolate Truffle, Sacher Torte, German Black Forrest, atau Red Velvet. Ingin custom kue dengan bentuk yang kamu inginkan? Coba juga pesan custom cake di sini.

Yuk, tunggu apa lagi? Hubungi kami melalui WhatsApp kami di sini atau kamu bisa klik halaman produk di atas dan kunjungi website kami di sini. Kamu juga bisa datang ke sambas store di Jl. Sungai Sambas 3 No.12, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, ya!

Share