For any enquiries, please contact our new whatsapp number +62-811-114-960. Our website remains open 24/7 for placing an order.
Jeruk Mandarin: Buah Segar Yang Selalu Tersaji Saat Perayaan Imlek. Apa Maknanya?

Jeruk Mandarin: Buah Segar Yang Selalu Tersaji Saat Perayaan Imlek. Apa Maknanya?

Blog -

Teman kesayangAnns pastinya sering melihat bahwa perayaan Imlek biasanya dihiasi dengan pernak-pernik yang identik dengan warna merah dan kuning. Mulai dari hiasan lampion, angpao merah, pakaian merah, atau bahkan buah-buahan.

Perayaan Imlek juga acapkali menjadi penanda awal musim semi. Banyak bunga bermekaran dan buah-buah mulai matang menyambut tahun baru Imlek.

Bahkan menurut kepercayaan, buah yang dipanen saat mendekati Imlek memiliki rasa yang lebih lezat. Seperti jeruk mandarin misalnya. Sudah sejak dulu, jeruk mandarin menjadi simbol perayaan Imlek.

Lalu bagaimana sejarah awal penyajian jeruk saat Imlek?

Jeruk mandarin, atau dalam bahasa kanton disebut dengan Zhi yang merupakan jenis jeruk asli dari Daratan Tiongkok. Buah ini telah dibudidaya sejak berabad-abad lalu. Menurut sejarah, buah jeruk sangat dihargai, sehingga dijadikan jamuan penghormatan oleh pengunjung istana kekaisaran.

Bahkan ada cerita bahwa pada tahun 250 SM, Dinasti Han mempekerjakan seorang menteri ahli jeruk yang tugasnya adalah menyediakan buah oranye ini ke Istana Kerajaan. Wah serius banget, ya?

Alasan menjadikan jeruk mandarin sebagai buah yang dimuliakan karena jeruk mandarin memiliki warna kulitnya jingga terang yang sungguh cantik dipandang. Tentu saja, karena menurut kepercayaan masyarakat tionghoa, warna jeruk yang cenderung berwarna kuning dan jingga diasosiasikan dengan keagungan, kegembiraan, dan kekayaan.

Kemudian, buahnya juga memiliki perpaduan rasa asam dan manis yang segar juga memiliki filosofi yang mendalam. Menurut beberapa sumber, rasa asam, manis, dan pahit pada buah jeruk menggambarkan proses kehidupan yang dilalui dengan berbagai warna. Terkadang hidup penuh kepahitan, namun juga berbuah manis dikemudian hari.

Seperti ciri khas budaya tionghoa, permainan kata dari buah jeruk mandarin bermuara kepada kata yang sama yaitu keberuntungan. Selain itu bahasa Mandarin dari jeruk mandarin sendiri, dibaca “kam” jika diucapkan, suaranya mirip dengan kata yang memiliki arti “emas.” Dan karena itu, dipercayai bahwa memiliki jeruk mandarin di sekitar rumahmu bisa membawa keberuntungan dalam kehidupanmu.

Namun saat ini, sebagian besar jeruk yang ditanam untuk hiasan perayaan Imlek bukan untuk dikonsumsi. Sebenarnya cukup simpel, hal ini dikarenakan rasanya yang agak asam. Karena itu, jika ingin menyajikan buah jeruk mandarin sebaiknya menyediakan buah yang memang diperuntukan untuk dimakan, yah teman kesayangAnns!

Kalau teman kesayangAnns ingin menikmati sensasi buah jeruk dengan cara yang unik, mungkin kamu bisa mencoba kue yang dibuat dengan jeruk.

Kebetulan Ann’s Bakehouse & Creamery membuat varian kue baru lho! Yaitu Sunrise Pie. Kue Pie yang crunchy dengan balutan whip cream yang lezat, kemudian ditambahkan potongan buah jeruk segar yang pastinya cocok untuk dihidangkan saat perayaan Imlek.

Ayo, buruan pesan Sunrise Pie untuk membuat bulan perayaan Imlek ini lebih meriah! Dapatkan promo spesial Imlek dengan menggunakan kode CNY2021 hingga tanggal 28 Februari 2021 mendatang untuk mendapatkan gratis ongkos kirim setiap pembelian online di sini, melalui halaman produk melalui link di atas, atau melalui whatsapp kami di +62 811-1915-544!

Share